Dengan Traveloka, #JadiBisa Babymoon dengan Istri Tercinta

DSC_0079 copy

November, bulan yang begitu spesial bagi saya dan istri. Betapa tidak, di bulan ini kandungan anak pertama kami memasuki trimester ketiga. Artinya, sebentar lagi kami berdua, Insya Allah, bisa segera berjumpa dengannya. Periode itu juga terbilang menjelang deadline untuk bepergian dengan pesawat terbang. Pasalnya, kebanyakan maskapai hanya memperkenankan penumpang dengan usia kehamilan maksimal 32-33 minggu.

Pikir saya, Novemberlah saatnya untuk merealisasikan keinginan kami melakukan babymooon. Berdasarkan ilmu kesehatan, usia kehamilan istri masih cukup aman untuk berpergian. Plus, ia pun berulang tahun pada bulan November. Cocok!

Sejak awal berteman, kami berdua memang senang travelling bersama, terutama pergi ke gunung ataupun hutan. Namun, tidak lama pascamenikah pada April silam, kami mesti mengurangi intensitas blusukan lantaran kehadiran calon buah dalam kandungan.

Begitu mengetahui celah waktu yang baik untuk berpergian ketika kehamilan, kami pun cekatan mengambil kesempatan. 

Babymoon, istilah kekinian kegiatan travelling yang akan kami lakukan, pertama kali dikenalkan penulis buku kehamilan dan kelahiran asal Inggris, Sheila Kitzinger. Babymoon adalah honeymoon atau berbulan madu sebelum melahirkan si kecil.

Jika honeymoon dilakukan setelah pernikahan, babymoon dilakukan sebelum kelahiran sang buah hati. Hal ini ditujukan agar pasangan mendapat ketenangan sebelum bertambah kesibukan karena telah memiliki momongan.

DSC_0002
Fitur Price Alert di aplikasi Traveloka yang amat membantu berburu tiket.

Jauh sebelum memasuki trimester akhir di bulan November, saya memanfaatkan fitur price alert di aplikasi Traveloka. Fitur price alert memungkinkan saya untuk mencari tiket yang diinginkan jauh sebelum tanggal keberangkatan dengan anggaran yang bisa disesuaikan.

Saya pun bisa mengatur hari keberangkatan secara fleksibel, yakni dalam jangka 2 hingga 30 hari.

Setelah itu biarlah aplikasi Traveloka yang ‘bekerja’ mencari. Begitu mendapatkan tiket yang harga dan jadwalnya cocok dengan saya, notifikasi pun akan muncul. Notifikasi bisa juga diatur agar masuk dalam e-mail.

Jangan khawatir jika notifikasi muncul namun harganya belum sesuai, karena Traveloka akan terus bekerja mencarikan tiket yang diimpikan.

Akhirnya tiba juga notifikasi dengan tiket yang sesuai keinginan. Tanpa pikir panjang, saya pun langsung memesan tiket yang jadwal dan harganya sesuai di kantong.

Ternyata kepraktisan fitur price alert dari Traveloka bukanlah isapan jempol. Fitur ini amat membantu dan memudahkan mencari tiket sesuai harapan di tengah kesibukan. Saya senang, istri pun riang ketika saya infokan tiket sudah di tangan.

Akhir November ini saya dan istri pun akan bersenang-senang dan menghilangkan kepenatan, menuju hutan hujan tropis di Kalimantan.

DSC_0146 copy

DSC_0141 copy
Tiket sudah di tangan, kami pun bersiap untuk babymoon ke hutan Kalimantan.

4 thoughts on “Dengan Traveloka, #JadiBisa Babymoon dengan Istri Tercinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s