Dimanjakan Empuknya Eiger Kalamantara

1
Eiger Kalamantara Highcut (kiri) dan Midcut. Foto: Harimula Lulla Muharam

Kaki merupakan salah satu unsur terpenting ketika beraktivitas di luar ruang. Tanpa alas kaki yang nyaman, perjalanan dapat terhambat.

Terinspirasi dari Eiger Black Borneo Expedition pertama pada 2015 di Gunung Merabu, Karst Sangkulirang Mangkalihat, Kalimantan Timur, Eiger menelurkan sepatu yang dikhususkan untuk mendukung penjelajahan di wilayah tropis.

Bernama Eiger Kalamantara Hiking Boots, produk tersebut diujicobakan saat Eiger Black Borneo Expedition kedua pada 1-20 September lalu, di Gunung Beriun, Kalimantan Timur. Salah satu alasan dipilihnya Gunung Beriun karena dapat mempresentasikan wilayah tropis di Indonesia. “Karakteristik Beriun itu panas di siang hari, tapi makin ke atas hutannya basah, banyak pacet, dan dingin di malam hari,” ujar Mamay S Salim, pemanjat tebing senior yang juga ketua ekspedisi.

dsc_0251-copy
Sebelum dilempar ke pasaran, sepatu Eiger Kalamantara diujicoba terlebih dahulu di Gunung Beriun, Kutai Timur, Kalimantan Timur.
dsc_0567-copy-copy
Eiger Kalamantara tipe highcut yang saya gunakan di Gunung Beriun.

Saya yang turut serta dalam ekspedisi merasakan sensasi tersendiri saat mengujicoba Kalamantara. Cengkeraman grip terasa mantap meskipun melalui medan yang variatif seperti tanah basah yang licin, lumut di bebatuan dan batang pohon, hingga di dalam lumpur aliran sungai.

Kekuatan Kalamantara disebabkan balutan material upper oil nubuck leather yang dikombinasikan dengan polyester fabric. Lalu booties constructions system membuat sepatu ini memiliki fitur tropic shell, untuk memastikan kaki tetap kering meski melewati medan basah atau berlumpur. Moulded rubber outsole yang dilengkapi dengan plate shank pada bagian midsole membuat bagian outsole kaku dan kokoh, hingga membuat kaki kita tetap terjaga. Toecap hammer lite rubber juga memastikan kaki bagian depan tetap aman meskipun berbenturan dengan benda keras.

dsc_0365-copyy
Tidak hanya tanah dan bebatuan yang berlumut, tim ekspedisi juga terpaksa beberapa kali berjalan di atas batang pohon yang licin.

Meskipun tanpa outsole yang acap digunakan pada sepatu hiking, seperti vibram misalnya, tetapi pijakan kaki tetap terasa empuk. “Outsole-nya ini juga merupakan buah karya orisinil Eiger. Vibram pun belum mengeluarkan outsole yang khusus untuk medan tropis, jadi andai kita mau menggunakan vibram, mesti pesan dulu ke mereka, dan harga sepatunya pun pasti enggak masuk di pasaran,” terang Mamay.

Tak hanya di Gunung Beriun, saya pun turut menjajal Kalamantara di medan gunung tangga berbatu, yaitu di Gunung Lawu via Cemoro Sewu. Pijakan tetap terasa empuk, grip juga bekerja sangat baik, dan kaki tetap terasa nyaman, walaupun cuaca saat itu sangat panas.

dscf4171-copy-copy
Saya ketika mencoba Kalamantara di Gunung Lawu. Foto: Irana Shalindra

Desainnya yang menarik pun membuat saya kadang juga menggunakannya saat aktivitas sehari-hari. Ada 2 corak menarik di Kalamantara, yaitu ornamen khas Dayak yang menyimbolkan sepatu ini ‘lahir’ dari Black Borneo Expedition di ‘Tanah Dayak’ dan angka 23.5 yang mempresentasikan sasaran penggunaan sepatu ini, yaitu untuk kegiatan di wilayah tropis yang berada di antara dua garis lintang 23.5 derajat.

Kalamantara Hiking Boots memiliki 2 varian, yaitu model High Cut dan Mid Cut. Adapun untuk yang model Hight Cut dibanderol seharga Rp1.390.000, sedangkan untuk yang Mid Cut seharga Rp1.150.000.

2
Tampilan detail Eiger Kalamantara. Foto: Harimula Lulla Muharam

Teman-teman yang ingin menjajal sepatu ini memang mesti merogoh kocek agak dalam dibanding sepatu merk lokal lain. Tapi, kalau dilihat dari latar belakang produknya lahir, proses produksi dan diuji coba dengan berekspedisi terlebih dahulu sebelum ‘dilempar’ ke pasaran, harga ini sangat layak. Toh, itu kan demi meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan penampilan teman-teman juga

Spesifikasi:
Optimally Use: For Hiking, Trekking
Footwear Height: Highcut, Midcut
Upper Fabric: Oil Nubuck Genuine Leather-Polyester Cordura
Lining Fabric: Bkmesh lining
Midsole: In sock lining Midsole
Outsole: Rubber
Support: Paddding PVC Hell clip Stabilizer
Average Weight: 0.728 gr
Features: Moulded Rubber Compound rubber EVA Buf

 

Video by Eiger


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s