Soto Panas di Puncak Lawu

dscf4168
Jalur menuju Puncak Gunung Lawu via Cemoro Sewu.

Rintik hujan membasahi kulit sesampainya saya di Hargo Dalem, salah satu puncak di Gunung Lawu, Jumat (14/10). Kabut pun semakin tebal membatasi jarak pandang.

Dinginnya suhu menusuk tulang dan jemari. Tak lama lagi gelap juga akan datang.  Sudah hampir 10 jam, saya berjalan dari titik awal pendakian di Cemoro Sewu, Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Altimeter di arloji menunjukkan ketinggian 3.150 meter di atas permukaan laut.

Tak lama hujan deras mengguyur. Beruntung, saya telah sampai di dalam bangunan beratapkan spanduk bekas. Dindingnya juga terbuat dari terpal dan spanduk, ditopang kayu yang kuat sehingga mampu menahan laju angin.

Saat itu, belasan orang berada di dalamnya, berlindung dari cuaca buruk di luar. Selain pendaki, mereka ialah para peziarah yang mengharap berkah di gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur itu.

Beruntung, tidak jauh dari puncak Gunung Lawu itu ada warung Mbok Yem. Semangkuk soto hangat dengan suiran ayam kampung menjawab kegaduhan suara perut. “Menu spesial seperti soto hanya ada di waktu-waktu tertentu, seperti Bulan Suro saat ini,” ujar perempuan bernama asli Wakiyem itu.

dscf4367
Pecel dan soto ayam kampung, dua menu andalan di warung Mbok Yem.

Nama dan warung Mbok Yem memang sudah tidak asing di telinga pendaki dan peziarah di Gunung Lawu. Selain warung, perempuan berusia 70 tahun itu juga menyediakan penginapan di sisi warungnya di Hargo Dalem, Gunung Lawu.

Mbok Yem mengaku berdagang di Hargo Dalem sejak 1980-an. Tempat ini hanya berjarak sekitar 100 meter dari puncak utama Lawu, Hargo Dumilah.

“Awalnya ketika mencari akar-akaran untuk jamu di sini, saya sering diminta membuatkan minum atau mi instan oleh pengunjung. Akhirnya, saya mendirikan warung.”

dscf4272-copy2
Menikmati segelas teh hangat saat matahari terbit tepat di depan warung Mbok Yem.
dscf4321
Ayam jago peliharaan Mbok Yem.

Sehari-hari, Mbok Yem tinggal di warung. Ia dibantu anak dan saudaranya. Menu favorit di warung ini ialah pecel dengan telur goreng mata sapi.

“Saya turun gunung hanya 2-3 kali setahun, saat Lebaran atau ada acara. Tinggal di atas lebih tenang,” ujar perempuan asli Magetan ini.

Untuk kebutuhan bahan makanan, ia dibantu saudara yang rela naik turun gunung tiga kali dalam seminggu. Air bersih ia dapatkan dari sumber air di Sendang Derajat yang tidak jauh dari warungnya. Informasi dari radio atau televisi juga bisa didapatkan di warungnya karena ada genset yang menyediakan listrik.

Meskipun berada di ketinggian gunung, harga di warung Mbok Yem pun terbilang murah. Untuk seporsi soto yang saya makan tadi hanya Rp. 12.000 dan segelas teh hangat manis Rp. 3.000. Bahkan, menginap di pondokannya tidak dikenakan biaya.

dscf4364
Etalase warung Mbok Yem.
dscf4303
Warung Mbok Yem tampak depan.
dscf4376
Saya bersama Mbok Yem, narsis dikit ya.hehehee.. foto by Irana Shalindra

Sebenarnya, di gunung lainnya  juga ada warung misalnya seperti di Gunung Semeru, Jawa Timur. Tapi, di gunung lainnya warung yang berdiri hanya buka di akhir pekan, tidak permanen, dan berada di kaki atau punggungan gunung, tidak setinggi warung Mbok Yem yang hanya terpaut 100 meter di bawah puncak utama Gunung Lawu, Argo Dumilah.

Usia yang sudah menginjak 70 tahun tak mengurungkan semangatnya untuk terus bekerja meskipun suaminya telah tiada. “Keempat anak saya sudah jadi ‘wong’, satu lurah di Gresik, dua lainnya pengusaha di Boyolali dan Solo. Dan Mas Saelan ini, dia bantu-bantu saya di sini. Anak dia sudah jadi sarjana,” jelas perempuan yang sudah mempunyai 12 cucu tersebut.

lawu-2

screen-shot-2016-11-14-at-11-11-53-pm-copy
Tulisan ini juga dimuat di harian Media Indonesia dan portal http://www.mediaindonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s