Mudahnya Mengurus Visa on Arrival Nepal

DSC_0002
Tribhuvan International Airport, Kathmandu.

Minggu, 1 Mei 2016, salah satu mimpi saya tercapai, menginjakkan kaki di negara tujuan para pendaki seluruh dunia, Nepal. Setelah menempuh perjalanan udara sekitar 6 jam dari Kuala Lumpur, pesawat mendarat mulus di Tribhuvan International Airport, Kathmandu, pada pukul 07.45 malam waktu Nepal.

Setelah mengambil gambar suasana luar bandara, saya bergegas masuk ke bandara untuk mengurus visa. Bagi warga negara Indonesia, mengurus visa masuk negara Nepal bisa langsung di bandara ketika kita telah sampai di Nepal, atau lazim disebut Visa on Arrival (VoA). Adapun negara-negara yang tidak bisa membuat VoA Nepal diantaranya Nigeria, Ghana, Zimbabwe, Kamerun, Somalia, Liberia, Ethiopia, Irak, Palestina, dan Afghanistan.

Proses membuat VoA Nepal ternyata sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya:

1. Carilah mesin aplikasi visa. Bentuk mesin seperti mesin ATM, berada tidak jauh dari pintu masuk di bandara. Jangan lupa untuk mengantre sambil mempersiapkan paspor.

DSC_0018 copy
Antrean di mesin aplikasi visa.

 

2. Isilah e-form di mesin aplikasi visa. Pertanyaannya mendasar kok, seperti personal info, nomor telepon, serta nama dan alamat hotel untuk menginap di Kathmandu. Setelah itu klik tombol next dan foto juga dilakukan sendiri di mesin aplikasi itu. Bagi yang biasa swafoto, pasti enggak bakal canggung deh motretnya.hehehee..

DSC_0029 copy

 

3. Selesai di mesin aplikasi visa, lalu menuju Fee Collection Counter yang tidak jauh dari mesin aplikasi tadi. Siapkan uang tunai untuk pembayaran. Biayanya yaitu 15 hari (25 USD), 30 hari (40 USD), 90 hari (100 USD). Adapun mata uang yang bisa digunakan untuk membayar visa yaitu USD, AUD, Yen, dan Euro. Jadi jangan coba-coba bayar visa pake rupiah :p

DSC_0032 copy
Fee Collection Counter. Jangan gagal fokus ngeliat carrier-nya :p

 

4. Setelah itu, lanjut menuju Immigration Clearance Counter. Di sini akan dicek mengenai pembayaran visa dan cek sticker visa yang menempel di paspor. Siapkan juga 1 pas foto ukuran 4×6 untuk petugas imigrasinya, dan siap ditanya-tanya deh. Kalau saya kemarin, petugasnya sih malah nanya-nanya bulutangkis begitu tau saya dari Indonesia, karena ternyata dia nge-fans sama Hariyanto Arbi..horeeeee 😀

DSC_0033 copy
Immigration Clearance Counter, area dilarang foto, jadi motretnya diem-diem.hehe

 

5. Sekarang visa saya sudah resmi menempel di paspor untuk 15 hari ke depan. Total memakan waktu sekitar 1 jam untuk mengurus VoA ini. Tidak seperti bandara internasional umumnya yg memiliki petugas berusia muda nan gesit, jadi jangan harap mereka bisa melayani para turis dengan cepat. Beruntung, sistem yang ada sangat mudah dan enggak bikin njelimet.

DSC_0039 copy
Visa untuk 15 hari.

 

Nantikan update kisah petualangan saya di Nepal pada postingan berikutnya. Namaste….


9 thoughts on “Mudahnya Mengurus Visa on Arrival Nepal

  1. Thanks for your advice but i have 2 child ..we together want 2 go there ..but how ..pls give me some more advice more informasion
    thank hope u …

    Like

  2. Hi..saya sudah coba..tapi muncul error setelah submit dengan pesan INVALID FILE. Semua isian form sudah lengkap dan sudah terkoreksi. Foto yang saya upload juga ukuran 1,5″ x 1,5″ dari flashdisk. apa yang salah yaa.kira kira

    Like

  3. hello.. mau tanya dong, pas di masing-masing bandara di tanya return tiket nya gak? terus kita di minta tunjukin uang cash yang kita bawa gak?
    mkasih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s